Thursday, August 27, 2015
no image



PENGERTIAN TENTANG CC (CUBIC CAPACITY)

CC atau Displacement adalah isi silinder yang mencakup piston saat berada pada TMA {titik mati atas} sampai ke TMB{titik mati bawah}.displacemen adalah luas potongan torak X langkah Torak kalau motor multi silinder atau bersilinder lebih dari satu maka luas potongan torak X langkah torak X jumlah silinder.
                 2
V = ^ x  D   x L      x N
              4000
               
V = Total displacement / cc/ isi silinder
^ = 3,14 ( 22/7 angka mutlak )
D = Diameter silinder
L = Langkah Torak
N = Jumlah Silinder

Contoh sepeda motor Jupiter dengan spesipikasi sebagai berikut
D = 51 mm
L = 54 mm
N = 1 silinder
                     2
V= 3,14 x 51  x 54   x 1
                4000
V= 3,14 x 2601 x 54    x 1
             4000
V= 8167,14 x 54    x 1
          4000
V= 441025,56   x 1
           4000
V= 110,25639 x 1

V= 110,25639

Jadi isi silinder Yamaha Jupiter Standar adalah 110, 25639 CC atau dibulatkan menjadi 110 cc. bagaimana jika sudah di oversize 50 atau 75 ? tinggal memasukkan kedalam rumus..
Atau jika Jupiter  sudah di Bore up menggunakan piston Kawasaki Kaze dengan diameter piston 53 mm coba hitung..!!

implikasi perbedaan kapasitas CC pada sepeda motor adalah,semakin besar CC maka semakin besar campuran bahan bakar dan udara yang terhisap ke ruang bakar dan semakin besar pula pemampatanya yang akhirnya besar pula tenaga yang dihasilkan........


Untuk mempelajari lebih lanjut, ayo kita gabung dan mengikuti PELATIHAN MEKANIK
Di Pusat Pelatihan Mekanik

KURSUS MEKANIK
NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL
MUARA BUNGO – JAMBI
Telp. 0747 321715 – Hp. 0852 6601 0191

Untuk modifikasi / korek mesin balap dapat langsung ke
BENGKEL
 NUANSA MOTOR
MUARA BUNGO – JAMBI
HP. 085266010191


Read more
Sunday, August 16, 2015
no image


MEMERIKSA TENSIONER RANTAI CAMRAT SATRIA F YANG BENARTENSIONER sebagai penstabil tegangan rantai camrat, memang ada saatnya untuk dilakukan pengecekan. Sehubungan dengan kondisi tebal tipisnya. "Tapi, ingat hanya berlaku di Satria F, ketika tensioner dilepas dan mesin nggak berada di posisi Top, berpeluang menyebabkan driven gear cam chain loncat 1 mata, "buka Pak To pebengkel Laskar Motor di Jl. Raya Brondong - Tuban, Tuban.

Dampaknya, saat mesin dihidupkan, katup akan benturan dengan piston, itu berlaku pada blok silinder yang kelar dipangkas. "Tapi, kalau ruang bakar masih standar, efeknya cuman brebet saat hand grip dibuka, "terang mekanik yang gape garap bebek 2 tak road race itu.

Biar tak salah, maka setiap kali mengganti tensioner rantai camrat, ricek ulang posisi Top piston, berikut caranya ;
Cari posisi Top, dengan kondisi kedua katup bebas. Kemudian, lepas tensioner camrat. Nah, dalam kondisi itu pastikan jumlah pin bushing rantai camrat 16 pin. "Terhitung pada camrat yang tertunjuk kedua tanda panah driven gear cam chain (in-ex), berbanding tanda panah yang sejajar bibir atas silinder cop, "urai Pak To.

Tapi kalau sampai jumlah pin bushing camrat terhitung 18 atau lebih. Dipastikan driven gear cam chain loncat. Untuk itu, perlu dilakukan penyetelan ulang posisi driven gear cam chain. Hingga jumlah pin bushing camrat terhitung 16. "Kemudian pasang kembali perangkat tensioner rantai camratnya,"


Untuk mempelajari lebih lanjut, ayo kita gabung dan mengikuti PELATIHAN MEKANIK
Di Pusat Pelatihan Mekanik
KURSUS MEKANIK
NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL
MUARA BUNGO – JAMBI
Telp. 0747 321715 – Hp. 0852 6601 0191

Untuk modifikasi / korek mesin balap dapat langsung ke
BENGKEL
 NUANSA MOTOR
MUARA BUNGO – JAMBI
HP. 085266010191

Read more
no image

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hampir semua umat Islam di seluruh dunia, pernah mendengar kisah Qarun. Ia adalah seorang yang sangat kaya raya, dan hidup sezaman dengan Nabi Musa AS. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan, Qarun adalah anak dari paman Musa. Kisah Qarun ini secara lengkap dapat dilihat dalam surah al-Qashash [28] ayat 76-82.
Menurut situs wikipedia, Qarun adalah sepupu Musa, anak dari Yashar adik kandung Imran ayah Musa. Baik Musa maupun Qarun masih keturunan Yaqub, karena keduanya merupakan cucu dari Quhas putra Lewi. Lewi bersaudara dengan Yusuf anak dari Yaqub, hanya berbeda ibu. Silsilah lengkapnya adalah Qarun bin Yashar bin Qahit/Quhas bin Lewi bin Yaqub bin Ishaq bin Ibrahim.
Read more
no image


MEMERIKSA TENSIONER RANTAI CAMRAT SATRIA F YANG BENARTENSIONER sebagai penstabil tegangan rantai camrat, memang ada saatnya untuk dilakukan pengecekan. Sehubungan dengan kondisi tebal tipisnya. "Tapi, ingat hanya berlaku di Satria F, ketika tensioner dilepas dan mesin nggak berada di posisi Top, berpeluang menyebabkan driven gear cam chain loncat 1 mata, "buka Pak To pebengkel Laskar Motor di Jl. Raya Brondong - Tuban, Tuban.

Dampaknya, saat mesin dihidupkan, katup akan benturan dengan piston, itu berlaku pada blok silinder yang kelar dipangkas. "Tapi, kalau ruang bakar masih standar, efeknya cuman brebet saat hand grip dibuka, "terang mekanik yang gape garap bebek 2 tak road race itu.

Biar tak salah, maka setiap kali mengganti tensioner rantai camrat, ricek ulang posisi Top piston, berikut caranya ;
Cari posisi Top, dengan kondisi kedua katup bebas. Kemudian, lepas tensioner camrat. Nah, dalam kondisi itu pastikan jumlah pin bushing rantai camrat 16 pin. "Terhitung pada camrat yang tertunjuk kedua tanda panah driven gear cam chain (in-ex), berbanding tanda panah yang sejajar bibir atas silinder cop, "urai Pak To.

Tapi kalau sampai jumlah pin bushing camrat terhitung 18 atau lebih. Dipastikan driven gear cam chain loncat. Untuk itu, perlu dilakukan penyetelan ulang posisi driven gear cam chain. Hingga jumlah pin bushing camrat terhitung 16. "Kemudian pasang kembali perangkat tensioner rantai camratnya,"


Untuk mempelajari lebih lanjut, ayo kita gabung dan mengikuti PELATIHAN MEKANIK
Di Pusat Pelatihan Mekanik
KURSUS MEKANIK
NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL
MUARA BUNGO – JAMBI
Telp. 0747 321715 – Hp. 0852 6601 0191

Untuk modifikasi / korek mesin balap dapat langsung ke
BENGKEL
 NUANSA MOTOR
MUARA BUNGO – JAMBI
HP. 085266010191

Read more
no image

PIN KONEKSI SATRIA F 150=Perbedaan Pin Koneksi Suzuki Satria F 150, mengakibatkan CDI tidak bisa saling tuker pakai.
Oleh sebab itu yuk...kita lihat rincian perbedaannya, sbb :

                     SATRIA F 150 OLD      SATRIA F 150 NEW-2011 (AHO)    SATRIA F 150  NEW-2013 (AHO)

 PIN Koneksi          Susunan A              Susunan B                                     Susunan C
 Program                  2010                          2011                                            2011

Kesimpulan :

- Dari data diatas, terlihat bahawa untuk tahun 2011 dan 2013, bisa saling tuker hanya saja pin koneksi harus di sesuaikan.
- Untuk CDI Satria S OLD, tidak bisa dipasang ke tahun 2011 tau 2013.

PIN KONEKSI SATRIA F 150=Perbedaan Pin Koneksi Suzuki Satria F 150, mengakibatkan CDI tidak bisa saling tuker pakai.
Oleh sebab itu yuk...kita lihat rincian perbedaannya, sbb :

                     SATRIA F 150 OLD      SATRIA F 150 NEW-2011 (AHO)    SATRIA F 150  NEW-2013 (AHO)

 PIN Koneksi          Susunan A              Susunan B                                     Susunan C
 Program                  2010                          2011                                            2011

Kesimpulan :

- Dari data diatas, terlihat bahawa untuk tahun 2011 dan 2013, bisa saling tuker hanya saja pin koneksi harus di sesuaikan.
- Untuk CDI Satria S OLD, tidak bisa dipasang ke tahun 2011 tau 2013.
















Untuk mempelajari lebih lanjut, ayo kita gabung dan mengikuti PELATIHAN MEKANIK
Di Pusat Pelatihan Mekanik
KURSUS MEKANIK
NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL
MUARA BUNGO – JAMBI
Telp. 0747 321715 – Hp. 0852 6601 0191

Untuk modifikasi / korek mesin balap dapat langsung ke
BENGKEL
 NUANSA MOTOR
MUARA BUNGO – JAMBI
HP. 085266010191

































Read more