Monday, October 3, 2016
Cara Buat Mesin Balap Korek Harian Part 7

Membaca Kerja Mesin dari Gigi Sentrik Depan ( gigi Kem)

Alhamdulillah dapat meneruskan kembali dan belajar kembali..
tulisan ini kami persembahkan kepada Mekanik pemula dan orang orang yang mau belajar .. bukan kepada Mekanik  yang sudah hebat,,. jika anda sudah menjadi mekanik yang hebat maka segera tutup tulisan ini dan berpindah ke tempat lain..
 sebagai mekanik balap kita harus mengetahui kerja mesin, kita cukup melihat gigi noken as / kem atau sering juga di sebut gigi temeng depan.. dalam hal ini kita dapat mengetahui posisi dimanakah klep terbuka atau tertutup dan bahkan mengetaui dimanakah posisi angkatan klep tertinggi.. berikut gambarnya...

yang ingin mengetahui lebih jelas, ikut gabung di kursus mekanik
NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL
MUARA BUNGO JAMBI
telp. 0747 321715 hp/wa 085266010191


Read more
Cara Buat Mesin Balap Korek Harian Part 6

CARA MEMBUAT NOKEN AS RACING / CARA MEMODIFIKASI NOKEN AS STANDAR UNTUK KOREK HARIAN.

Bismillahirrohmanirrohim....
Alhamdulillah  segala puji bagi Allah Aja Wa Jalla...
Sholawat dan Salam Untuk Junjungan Alam Nabi  Besar Muhammad Shalallahu alaihi Wa salam... yang padanya seluruh manusia bahkan nabi dan rosul menginginkan menjadi Umat Beliau...
Sahabat  pecinta Otomotif  sudah lama saya tidak mengisi Blog ini di sebabkan karena kesibukan dalam aktivitas sehari hari ..
alhamdulillah kali ini saya mekanik NUANSA MOTOR akan mencoba membuat modifikasi noken as / kem dari motor standar bawaan pabrik agar tetap dengan biaya yang murah..
yang perlu kita ketahui adalah tujuan membuat atau memodifikasi noken as adalah :
1. membuat durasi lebih lama.
 noken as adalah komponen yang mengatur buka dan tutup klep, bahwa bahan bakar yang masuk ke ruang bakar akan melewati klep, ibarat pintu rumah yang terbuka dan tertutup agar orang banyak mengantri masuk ke rumah oleh karena itu Jika kita ingin memasukkkan orang dalam jumlah lebih banyak tentu waktu buka pintu rumahnya kita buka lebih lama dari biasanya. untuk membuat performa mesin lebih besar powernya maka perlu memperlama waktu buka klep  ( DURASI ADALAH LAMANYA WAKTU KLEP TERBUKA )
2. Membuat angkatan Klep ( lift klep ) lebih tinggi.
tujuan berikutnya dalam memodifikasi noken as adalah membuat angkatan klep lebih tinggi dari standarnya dengan harapan bahan bakar yang masuk maupun yang keluar akan lebih banyak.

Dengan cara ini maka bahan bakar akan lebih banyak yang masuk ke ruang bakar karena kita sudah membuat pintu terbuka lebih lama dan terbuka lebih lebar......

 jangan bingung ya.... sruput kopi dulu baru lihat gambar berikut ini....
pantau terus ya tulisan kita ..
untuk ikut kursus / pelatihan mekanik silahkan gabung di
NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL
MUARA BUNGO - JAMBI
Telp. 0747321715 - hp/wa 085266010191.


Read more
Wednesday, June 1, 2016
Cara Buat mesin Balap Korek Harian Part 5

Menentukan Rasio Kompresi
Alhamdulillah, kita teruskan pembahasan tentang panduan cara buat mesin balap korek harian,
sebenarnya tujuan membuat  piston jenong adalah agar di dapat rasio kompresi yang di inginkan oleh mekanik yang tentunya mendukung performa atau tenaga motor, logikanya adalah bahwa kompresi makin besar maka tenaga yang di hasilkan makin besar ini di sebabkan karena rasio kompresi menentukan panas ruang bakar, semakin besar rasio kompresi maka semakin besar panas yang di hasilkan ( pembuktian dengan rumus akan kita tulis yang akan datang) ingatt!!! mesin adalah suatu alat pengubah energi panas menjadi energi gerak.

Rasio Kompresi adalah perbandingan antara isi silinder di tambah dengan isi ruang bakar di bagi dengan isi ruang bakar.

untuk menentukan isi silinder pada pembahasan yang lalu sudah kita pelajari, bagaimana dengan menentukan isi ruang bakar..? menentukan isi ruang bakar agak sulit jika menggunakan rumus, ini di sebabkan karena bentuk ruang bakar tidak beraturan yang di pengaruhi oleh bentuk muka piston dan mekanisme klep. Maka untuk membantu kita, kita butuh alat yang biasa di sebut dengan BURET

Kita kembali lagi, oleh karena isi ruang bakar dapat menentukan rasio kompresi, maka para mekanik mengatur isi ruang bakar ini dengan membuat Muka piston lebih jenong atau datar agar di dapat isi ruang bakar yang di inginkan.

Contoh, pada suatu pengukuran isi ruang bakar menggunakan buret ternyata di dapat 12cc sedangkan isi silinder seperti yang telah kita hitung pada pembahasan yang lalu adalah 127 cc maka dapat di ketahui rasio kompresinya adalah ;

RK = 127 + 12 / 12
Jadi RK = 11,4 : 1


mari langsung praktek, ikut kursus di NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL 
MUARA BUNGO - JAMBI hp/WA 085266010191 / bbm 573bcd97

di bawah ada gambar buret ya...
Read more
Monday, May 30, 2016
no image

Daftar Diameter Pin Piston.

Bismillahirrohmanirrohim.
banyaknya permintaan dari pemirsa dan pecinta blog Kursus Mekanik Nuansa Motor tentang besaran diameter pin piston sebagai acuan untuk bore up dan gonta ganti piston untuk membuat motor lebih bertenaga, maka saya buatkan daftar ukuran diameter pin piston, namun yang perlu di perhatikan dalam pemilihan penggunaan piston lebih besar adalah ;
1. Pastikan diameter pen piston sama dengan Pen piston lama yang di gunakan (sesuai dengan stang seher)  agar modifikasi lebih mudah dan lebih hemat.
2. Pastikan jarak lubang pen piston dan muka piston sama atau lebih tinggi agar bisa di buat dome piston, jangan lebih rendah supaya tidak memapas blok silinder.
3. Diameter piston harus di sesuaikan dengan baut 4 blok silinder agar langkah bore up lebih mudah dan awet.

berikut daftar diameter pen / pin piston motor

Pen piston 13 mm ;
1. Honda grand,supra, supra 125, kharisma, win, revo, blade, vario, beat, scoopy
2. Yamaha cripton, vega, vega R, Vega zr, Jupiter, jupiter Z,
3. Suzuki Shooter
4. Kawasaki Kaze, Kaze zx130, Blits Joy

Pen Piston 14 mm
1. Honda mega pro mono shock, verza
2. Yamaha jupiter MX, V ixion
3. Suzuki Shogun 110, 125, smash, thunder
4. Kawasaki KLX

Pen Piston 15 mm
1. Honda cb, Gl 100, Gl Pro, Mega Pro, Tiger
2. Yamaha Mio

Pen piston 16 mm
1. Suzuki satria FU
2. Yamaha Scorpio

itu pen piston yang populer yang sering di gunakan untuk bore up, tentunya anda harus tahu dengan daftar diameter pistonnya yang telah kami postingkan di waktu yang lalu agar langkah bore up anda lebih gampang..
salam gas pol

KURSUS MEKANIK
NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL MUARA BUNGO JAMBI
Untuk daftar kursus dapat hubungi hp/ WA 085266010191, bbm 573bcd97.

Read more
Cara buat mesin balap korek harian Part 4

Membentuk muka piston.

Alhamdulillah, wa syukurilah, kami dapat kembali menulis pedoman cara membuat mesin balap korek harian yang di peruntukkan untuk siswa kursus mekanik NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL MUARA BUNGO dan untuk Mekanik pemula yang suka dengan modifikasi mesin balap. kali ini saya akan membahas tentang membentuk muka piston agar di dapat rasio kompresi yang sesuai dengan bahan bakar yang akan kita gunakan.

pada postingan yang lalu cara buat mesin balap  korek harian part 3 kita sudah bahas tentang besaran cc yang sesuai dengan aturan balap motor dan jenis piston yang akan kita gunakan untuk membuat motor balap korek harian yang bisa juga jadi motor MP6 2016, kali ini yuk kita simak bagaimana membuat muka piston agar di dapat rasio kompresi yang kita inginkan.

berikut ini gambaran sebagian kecil bentuk piston yang kita gunakan untuk honda blade 110 ( motor yang menggunakan bentuk ruang bakar Setengah bola / hemi sperical)

gambar di atas memberikan pedoman kepada kita bagaimana membuat muka piston / dome piston.
sebenarnya tidaklah wajib membentuk dome piston, tujuannya adalah membuat rasio kompresi yang tepat sesuai bahan bakar, bahkan piston datar juga bagus asalkan sesuai dengan rasio kompresi yang di inginkan, kedepan akan saya bahas tentang rasio kompresi,
pada gambar diatas dapat kita ketahui bahwa kita menggunakan piston dari kawasaki kaze ( gambar A) dan menggunakan piston mentah katakan produksi FIM (gambar B), kedua duanya dapat kita gunakan untuk membuat rasio kompresi yang berkisar 10 s/d 11,5 :1 dengan bahan bakar Pertamax plus,
 cara buatnya
1. pilih piston yang akan kita gunakan.
2. Reamer kan ( lemer bahasa jambi) ke tukang reamer dengan piston yang sudah di pilih.
3. setelah selesai pasang dulu piston ke stang seher dan pasang blok silinder dalam posisi tanpa perpak lalu tekan blok silindernya untuk mengukur batas piston dengan bibir blok, posisikan piston di puncak titik mati atas lalu garis menggunakan pisau cutter sejajar dengan bibir blok. lalu lepaskan blok dan pistonnya.
4. Piston yang sudah ada tanda garis kemudian di bubut sesuaikan dengan gambar di atas, dan sekalian di coak, untuk bubut dan coak bawa pistonya ke bengkel NUANSA MOTOR BUNGO jln. teuku umar no 9 muara bungo, pastiii di bantu. (jika untuk yamaha jupiter squis di buat miring sesuai dengan kemiringan squis ruang bakar yang ada di yamaha jupiter)
5. ukur dan hitung rasio kompresi sampai ketemu angka maksimal 11,5 :1 agar aman menggunakan Pertamax Plus ( cara hitung rasio kompresi akan di bahas yang akan datang )

ayo di praktekkan jangan hanya di ketahui...
biar makin mantap yuk kursus mekanik di NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL MUARA BUNGO JAMBI, info hp/WA 085266010191, bbm 573BCD97


Read more
Thursday, May 26, 2016
no image

cara menghitung kapasitas isi silinder atau cc

Alhamdulillah dapat kembali meneruskan tulisan ini. bagi para mekanik pemula yang ingin membuat mesin balap korek harian tentunya harus mengetahui batasan aturan tentang isi silinder agar motor balap yang kita buat dapat mengikuti kejuaraan balap motor. sekarang kita bicara tentang kelas standar korek atau yang di provinsi jambi di kenal dengan kelas Kohar, bisa juga ikut kelas mp6 2016,

untuk mengetahui isi silinder tentunya kita harus mengetahui langkah torak/piston dan diameter piston motor yang kita buat lihat postingan kita sebelumnya,
contoh
motor yang akan di pakai adalah honda blade 110
motor ini mempunyai langkah piston 55,5 mm yang dimaksud dengan langkah piston adalah perjalanan piston dari titik mati bawah ( TMB ) sampai dengan Titik mati Atas ( TMA) ukur menggunakan sigmat atau jika mau mudah kita sudah sediakan postingan tentang seluruh langkah motor setandar . silahkan di cari di postingan sebelumnya.
berikutnya motor honda blade ini mempunyai diameter piston 50mm, diameter adalah garis tengah piston, ukur menggunakan sigmat, atau jika mau mudah juga bisa lihat postingan kita sebelumnya di daftar diameter piston 
maka setelah kita mengetahui langkah dan diameter piston kita bisa tentukan cc standar motor ini, dengan rumus
3,14 X diameter pistonXdiameter piston X langkah
 ---------------------------------------------------
                   4000

berarti 3,14 X 50 X 50 X 55,5
--------------------------------
            4000
435,675
--------
4000
berarti cc nya adalah  108,9cc

nah....bagaimana kalau kita ingin mengejar batasan kapasitas isi silinder mendekati 130 cc agar bisa main di mp6
kita gunakan piston dari motor lain saja biar murah, kita coba pakai piston milik kawasaki kaze yang oversize 100 dengan diameter 54mm ( piston ini juga yang di pakai oleh motor balap nuansa motor pada pekan olahraga provinsi Jambi  2015 di Batang hari yang memperoleh Medali PERAK) cukup murah meriah.
jadi berapa cc nya..
3,14 X 54 X 54 X 55,5
-------------------------
         4000
jadi isi silindernya adalah 127 cc

ok demikian besok kita lanjutkan lagi ya......
sambil ngopi dulu tapi jangan  merokok ya

yang ingin langsung praktek.. yuk kursus mekanik di NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL
MUARA BUNGO  daftar ke hp/ Whats App. 085266010191 bbm 573BCD97


Read more
Wednesday, May 25, 2016
no image

PILIH BORE UP ATAU STROKE UP
Bismillahirohmanirrohim..
sahabat blooger dan seluruh pemerhati KURSUS MEKANIK NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL dimanapun berada.
alhamdulillah bisa kembali menulis di blog tersayang ini setelah beberapa saat tidak sempat menulis di karenakan kesibukan ( sibuk mainan baru MAIN ADVENTURE SEPEDA )
Ok, kita teruskan pembahasan tentang cara buat mesin balap korek harian, setelah kita mengetahui apa saja yang di modifikasi untuk membuat mesin korek, sekarang kita menentukan berapa cc yang akan kita buat untuk motor kita, tentunya kita harus memperbesar kapasitas isi silinder agar didapat tenaga yang di inginkan akan tetapi juga harus di ingat aturan regulasi balap motor agar bisa juga ikut kelas korek harian yang di pengprov IMI JAMBI jadi kelas pavorite, biasanya motor keluaran bebek pabrik menggunakan kapasitas silinder 110 dan 125cc, untuk memudahkan kita pilih BORE UP, apa itu..? yaitu pembesaran kapasitas silinder dengan PEMBESARAN DIAMETER PISTON / BORE, sedangkan pembesaran kapasitas silinder dengan cara STROKE UP yaitu pembesaran isi silinder dengan cara memperpanjang LANGKAH STROKE/TORAK dan ini tidak di perbolehkan dalam balap motor Road Race. jadi kita pilih Bore UP, yaitu sekali lagi dengan pembesaran diameter piston, kelas yang di lombakan sampai dengan 130cc
ok ya. besok kita sambung lagi..
tetap sehat dan semangat....

yg pingin ikut kursus mekanik pendaftaran masih tetap terbuka di no hp / WA. 085266010191,  bbm 573BCD97.
Read more
Thursday, April 21, 2016
no image

NASEHAT SUNAN BONANG DALAM BUKU ‘HET BOOK VAN BONANG’

Januari 26, 2013
 
 
 
 
 
 
9 Votes


Sunan Bonang
Buku ini ada di perpustakaan / Mesium Leiden, Belanda , yang menjadi salah satu dokumen langka dari jaman Walisongo. Kalau tidak dibawa Belanda, mungkin dokumen yang amat penting itu sudah lenyap. Buku ini ditulis oleh Sunan Bonang pada abad 15 yang berisi tentang ajaran- ajaran Islam.
Dalam naskah kuno itu diantara nya menceritakan tentang Sunan Ampel memperingatkan Sunan Kalijogo yang masih melestarikan selamatan. ” Jangan ditiru perbuatan semacam itu karena termasuk BIDA’H ”.
Sunan Kalijogo menjawab : “ Biarlah nanti generasi setelah kita ketika Islam telah tertanam di hati masyarakat yang akan menghilangkan budaya tahlilan itu ”.
Dalam buku Kisah dan Ajaran Wali Songo yang ditulis H. Lawrens Rasyidi, dan diterbitkan ‘Penerbit Terbit Terang’ – Surabaya, juga mengupas panjang lebar mengenai masalah ini . Dimana Sunan Kalijogo, Sunan Kudus , Sunan Gunungjati, dan Sunan Muria (kaum abangan), berbeda pandangan mengenai adat istiadat dengan Sunan Bonang, Sunan Ampel, Sunan Giri dan Sunan Drajat (kaum putihan) .
Sunan Kalijogo mengusulkan agar adat istiadat lama seperti selamatan, bersaji (Sesaji), wayang, dan gamelan, disispkan ajaran Islam.
Sunan Ampel berpandangan lain : “ Apakah tidak mengkhawatirkan di kemudian hari bahwa adat istiadat dan upacara lama itu nanti dianggap sebagai ajaran yang berasal dari agama Islam ? Jika hal ini dibiarkan nantinya akan menjadi BID’AH ?
Sunan kudus menjawabnya bahwa ia mempunyai keyakinan bahwa di belakang hari akan ada yang menyempurnakannya (hal 41, 64) .
Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati, dan terutama Sunan Giri, berusaha sekuat tenaga untuk menyampaikan ajaran Islam secara murni, baik tentang aqidah maupun ibadah. Dan mereka menghindarkan diri dari bentuk singkretisme (mencampurkan) ajaran Hindu dan Budha dengan Islam .
Tetapi sebaliknya Sunan Kudus, Sunan Muria, dan Sunan Kalijaga mencoba menerima sisa-sisa ajaran Hindu dan Budha di dalam menyampaikan ajaran Islam.
Sampai saat ini budaya itu masih ada di masyarakat kita , seperti sekatenan , ruwatan , shalawatan , tahlilan , upacara tujuh bulanan, dll .
3efkjoll
Read more
no image


Ada banyak cara untuk menukur durasi  cam atau noken as. Berikut adalah langkah yang biasa saya gunakan untuk pengukuran durasi cam:
  1. seat to seat (STS)
  2. Inggris
  3. Jepang
Alat alat yang dibutuhkan untuk mengukur durasi cam adalah busur derajat dan dial indikator

Dasar pehitungan durasi camshaft dimulai ketika kepala klep terangkat dan diakhiri saat klep tertutup dengan sempurna, itulah 1 periode kerja klep. Alat yang digunakan untuk mengukur pergerakan klep tersebut adalah dial gauge. Alat ini dipasang di lubang pemeriksaan celah klep dan tepat diujung kaki klep. Kita juga memerlukan busur derajat untuk mengetahui berapa derajat posisi putaran mesin yang dipasang pada poros kruk as.
Berikut model perumusan perhitungan durasi cam:
  1. Untuk STS, penghitungannya dimulai saat klep terbuka 0,02 mm sampai 0,02 mm sebelum klep tertutup.
  2. Teknik Inggris yang mulai ukurannya dari 1,25 mm (klep terbuka) dan selesai 1,25 mm sebelum klep tertutup.
  3. Teknik Jepang pencatatannya diawalai setelah klep baru menganga 1 mm dan berakhir 1 mm sebelum klep tertutup.
Sebagai contoh, biasanya saya menggunakan teknik jepang. Yaitu sebagai berikut :Misalnya 1 putaran mesin adalah 360°, setelah klep in terangkat 1 mm angka di busur derajatnya 20º sebelum TMA (titik mati atas).
Sedangkan pada waktu 1 mm sebelum klep tertutup, busur derajatnya mengarah ke sudut 40º setelah TMB (titik mati bawah). Dari data tersebut diatas, gubakan rumus nilai sebelum TMA (A) + 180º (TMA ke TMB) + nilai setelah TMB (B) yang nanti hasilnya adalah 240º.
Itulah hasil untuk perhitungan dari klep in, Sedangkan perhitungan klep ex begini perhitungannya. Misal klep terbuka 40º sebelum TMB dan 40º setelah TMA (dasar perhitungannya tetap setelah klep terbuka 1 mm dan berakhir pada 1 mm sebelum tertutup).
Dengan rumus nilai sebelum TMB (C) + 180º (TMB ke TMA) + nilai setelah TMA (D), hasilnya 260º. Setelah didapat nilai durasi klep in dan ex, Dan hasil dari perhitungan in dan ex diperoleh hasil 250º. Ini dari = 240º+260º/: 2 = 250º.
Begitulah cara mengukur durasi cam untuk korek motor anda. banyak cara lain diluar, namun begitulah yang biasa saya pakai.
Read more