Thursday, August 27, 2015
no image



PENGERTIAN TENTANG TAK
Tak dapat disebut juga dengan stroke/langkah/gerakan piston motor,artinya adalah,jarak langkah/gerakan zuiger/piston dalam silinder mulai dari yang paling atas{rata dengan silinder blok} sampai dengan gerakan paling bawah.batas gerakan piston yang paling atas disebut dengan TMA,dan batas gerakan piston yang paling bawah disebut dengan TMB,langkah yang sangat terbatas itu disebabbkan oleh adanya kruk as yang menggerakkan piston.pergerakan piston adalah dari TMA ke TMB dan atau sebaliknya.oleh sebab itu gerak piston disebut tak/stroke,yang putaran kruk asnya sebanyak 180 derajat(setengah putaran}.

PENGERTIAN MOTOR 4TAK
Motor 4tak adalah setiap jenis motor bakar yang dalam setiap silindernya untuk mendapatkan satu kali usaha memerlukan 4 kali gerakan piston dan putaran kruk as nya sebanyak 2 laki[total 720 derajat] yang disertai terbukanya klep masuk dan klep buang masin-masing sebanyak 1 kali,pada motor 4tak dalmam 1x siklus kerjanya posisi piston di TMA terjadi pada saat langkah kompresi dan langkah buang,pembakaraan pun terrjadi 2 kali,karena tonjolan di magnet ketemu pulser.


Untuk mempelajari lebih lanjut, ayo kita gabung dan mengikuti PELATIHAN MEKANIK
Di Pusat Pelatihan Mekanik

KURSUS MEKANIK

NUANSA MOTOR ENGINEERING  SCHOOL

MUARA BUNGO – JAMBI
Telp. 0747 321715 – Hp. 0852 6601 0191

Untuk modifikasi / korek mesin balap dapat langsung ke
BENGKEL
 NUANSA MOTOR
MUARA BUNGO – JAMBI
HP. 085266010191






Untuk mempelajari lebih lanjut, ayo kita gabung dan mengikuti PELATIHAN MEKANIK
Di Pusat Pelatihan Mekanik
KURSUS MEKANIK
NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL
MUARA BUNGO – JAMBI
Telp. 0747 321715 – Hp. 0852 6601 0191

Untuk modifikasi / korek mesin balap dapat langsung ke
BENGKEL
 NUANSA MOTOR
MUARA BUNGO – JAMBI
HP. 085266010191
Read more
no image



PENGERTIAN TENTANG CC (CUBIC CAPACITY)

CC atau Displacement adalah isi silinder yang mencakup piston saat berada pada TMA {titik mati atas} sampai ke TMB{titik mati bawah}.displacemen adalah luas potongan torak X langkah Torak kalau motor multi silinder atau bersilinder lebih dari satu maka luas potongan torak X langkah torak X jumlah silinder.
                 2
V = ^ x  D   x L      x N
              4000
               
V = Total displacement / cc/ isi silinder
^ = 3,14 ( 22/7 angka mutlak )
D = Diameter silinder
L = Langkah Torak
N = Jumlah Silinder

Contoh sepeda motor Jupiter dengan spesipikasi sebagai berikut
D = 51 mm
L = 54 mm
N = 1 silinder
                     2
V= 3,14 x 51  x 54   x 1
                4000
V= 3,14 x 2601 x 54    x 1
             4000
V= 8167,14 x 54    x 1
          4000
V= 441025,56   x 1
           4000
V= 110,25639 x 1

V= 110,25639

Jadi isi silinder Yamaha Jupiter Standar adalah 110, 25639 CC atau dibulatkan menjadi 110 cc. bagaimana jika sudah di oversize 50 atau 75 ? tinggal memasukkan kedalam rumus..
Atau jika Jupiter  sudah di Bore up menggunakan piston Kawasaki Kaze dengan diameter piston 53 mm coba hitung..!!

implikasi perbedaan kapasitas CC pada sepeda motor adalah,semakin besar CC maka semakin besar campuran bahan bakar dan udara yang terhisap ke ruang bakar dan semakin besar pula pemampatanya yang akhirnya besar pula tenaga yang dihasilkan........


Untuk mempelajari lebih lanjut, ayo kita gabung dan mengikuti PELATIHAN MEKANIK
Di Pusat Pelatihan Mekanik

KURSUS MEKANIK
NUANSA MOTOR ENGINEERING SCHOOL
MUARA BUNGO – JAMBI
Telp. 0747 321715 – Hp. 0852 6601 0191

Untuk modifikasi / korek mesin balap dapat langsung ke
BENGKEL
 NUANSA MOTOR
MUARA BUNGO – JAMBI
HP. 085266010191


Read more